Skip to content
TigaLangkahArtikel
Banner-L-Men-Protein-Crunch-x-Chief-800x1200

Tiga Langkah Memilih Produk Hairstyling

Team Chief

Team Chief

Kita semua pasti pernah menggunakan produk hair styling, setidaknya pada satu masa dalam kehidupan kita. Produk paling awal yang pasti pernah singgah di kamar mandi kita adalah hair gel. Dengan model rambut apapun itu, sidepart biasa atau mowhawk mungkin, dimasa yang lalu, gel adalah andalan kita. Pada waktu itu produk gel seolah seperti hanya satu-satunya produk di pasaran yang bisa kita beli dan gunakan.

Tapi di 10 tahun belakangan ini, tiba-tiba saja kita terekspose dengan banyaknya variasi produk hairstyling untuk pria. Variasi itu antara lain muncul dengan sebutan pomade, hybrid, wax, powder, clay, cream dan powder. Apapun itu penyebutannya, produk hairstyling ini memiliki kegunaan untuk membantu membentuk sekaligus menjaga model rambut yang kita inginkan.  

Namun dengan berjamurnya pilihan hair styling product di pasaran, justru kadang menimbulkan pertanyaan, “jadi produk yang mana yang cocok untuk gue pake yah?”

Umumnya karena kita bicara tentang sebuah produk untuk menata rambut, jadi pemilihan produk sangat bergantung pada model rambut yang kita miliki. Nah, untuk menyederhanakan pembahasan, Chief ID akan memberikan tips bagaimana memilih produk hairstyling yang tepat dan kegunaan dari masing-masing jenis variasi produk tadi. Ada 3 pertimbangan dalam pemilihan produk hairstyling yaitu:

1. Shine / Matte

Ini soal mudah. Apakah kita ingin produk yang kita gunakan menghasilkan rambut yang mengkilat dan terlihat basah? Atau kita ingin produk yang membantu menata rambut namun terlihat tidak menggunakan produk sama sekali?

2. Hold

Hold atau daya tahan dari sebuah produk menunjukan seberapa kuat sebuah produk hairstyling “memegang” rambut yang sudah ditata. Sederhananya, setelah rambut menggunakan produk dengan hold tertentu lalu kemudian tertiup angin, apakah akan akan tetap pada bentukan yang sudah ditata? Atau langsung berubah jadi acak-acakan? Pertimbangan mengenai hold juga menjadi penting karena rambut yang sudah terbentuk sedemikian rupa memiliki tuntuan ketahanan waktu tertentu.

3. Bisa Disisir Ulang

Pertimbangan flexibilitas rambut yang sudah ditata menjadi sangat penting ketika sebuah produk memiliki hold yang baik, tapi menghasilkan rambut tidak bisa disisir lagi setelahnya. Gel dengan hold tinggi adalah salah satu produk dengan fleksibilatas yang rendah. Produk ini setelah tertata maka akan sulit untuk ditata ulang sesuai keinginan kecuali kita bersihkan terlebih dahulu. Namun produk Wax / Hybrid memiliki hold yang baik, namun rambut masih tetap bisa kita tata ulang ke model lain bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Shine / matte dan hold selalu bisa kita prediksi dengan membaca label produk dengan teliti. Namun perihal flexibilitas, biasanya kita harus melakukan riset kecil-kecilan terlebih dahulu perihal produk tersebut atau melakukan ekperimen langsung dengan mencoba bermacam variasi produk.

Sebelum memutuskan untuk membeli varian produk tertentu, konsultasikan dengan barber kepercayaan kalian. Next Chief ID bakal bocorin sedikit perihal ciri-ciri varian tertentu produk hairstyling yang ada di pasaran tadi. Stay Tuned!

Banner-L-Men-Protein-Crunch-x-Chief-800x1200

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help? Chat with us